Kankemenag Jombang

Festival Ramadan 1445 H, Kemenag Jombang Bagikan 1.500 Paket Ramadan

Jombang (Humas Kemenag) – Kemenag Jombang melaksanakan Festival Ramadan 1445 H bertajuk “Ramadan Asyik Bersama Gusmen : Kolaborasi Sejuta Cinta”, Jumat (22/3/24) di masjid Al-Ikhlas Kemenag Jombang. Kegiatan ini dilakukan secara serentak se-Indonesia di tempat masing-masing dan mengikuti rangkaian acara melalui zoom meeting mulai pukul 16.00 WIB.

Pada festival ini, Kemenag Jombang membagi 1.500 paket ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kemenag Jombang Muhajir, Ketua DWP Kemenag Jombang, Baznas Jombang, para perwakilan Lembaga Amil Zakat, jajaran Kasi, Penzawa, perwakilan APRI, IPARI, dan madrasah.

Kepala Kemenag Jombang Muhajir dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan Festival Ramadan terlaksana berkat sinergi dan kerja sama yang baik dari banyak pihak.

“Dengan sinergi antara Kemenag, Baznas, dan LAZ yang ada di Kabupaten Jombang kita membagikan 1500 paket ramadan yang hari ini akan secara simbolis kami serahkan kepada 100 orang di kantor. Yang lain nanti diserahkan oleh Baznas dan LAZ di tempat masing-masing bantuan paket ramadan yang sudah disiapkan, “ tutur Muhajir

“Saya tentunya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak termasuk dari UPZ yang ada di Kemenag, kemudian yang ada di setiap madrasah kami ucapkan terima kasih, ini semuanya tidak akan terlaksana jika tanpa kerja sama kita semua,” tambahnya.

Adapun media partner Festival Ramadan di Kemenag Jombang antara lain Baznas Jombang, NUCARE LAZIZNU, Lazizmu, Baitul Maal Hidayatulloh (BMH), LAZ-UQ, LSPT, Al-Izzah Peduli, Yatim Mandiri, dan Al-Harromain. Muhajir berharap kegiatan semacam ini akan dilaksanakan secara kontinyu.

“Terima kasih, mudah-mudahan ini tidak berhenti di sini, kita berharap mudah-mudahan agenda ini akan bisa kita teruskan di tahun-tahun berikutnya dan mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi kuantitasnya,” pungkas Muhajir.

Sementara itu, melalui zoom meeting Wakil Menteri Agama RI (Wamenag RI) Saiful Rahmat Dasuki mengatakam Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan kolaborasi dalam meningkatkan akselerasi tata kelola zakat yang lebih cepat, merata, dan akuntabel. Hal ini dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kementerian Agama siap menerbitkan dan membangun berbagai infrastruktur tata kelola zakat. Akselerasi transformasi tata kelola zakat akan sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi antara regulator dan pelaksana di lapangan,” kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki saat membuka Festival Ramadan Asyik Bersama Gusmen di Jakarta, Jumat (22/3/2024).

Wamenag menyebut, Kemenag telah menggagas berbagai strategi, salah satunya adalah merancang tata kelola zakat yang lebih terorganisir dan terstruktur guna mendistribusikan serta memeratakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Senada dengan Wamenag, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengungkapkan, dalam momentum Ramadan tahun ini, Kementerian Agama mengadakan pelaksanaan Festival Ramadan. Kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif yang dilakukan Kementerian Agama bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ), para pemangku kepentingan lainnya, termasuk lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.

“Festival Ramadan juga diharapkan menjadi media yang efektif untuk mempererat koordinasi dan konsolidasi di antara berbagai pihak terkait, termasuk lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum,” ungkap Kamaruddin Amin.

Melalui berbagai kegiatan sosial seperti santunan, bazar amal, dan program donasi, festival ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi dengan sesama dalam spirit kebersamaan dan solidaritas.

Kegiatan ini dilakukan serentak secara hybrid di berbagai wilayah Kanwil Kemenag Provinsi, Kab/Kota. Baznas Provinsi, Kab/Kota. LAZ Nasional Provinsi maupun Kab/Kota. Kegiatan Penyaluran bantuan sebanyak 1,5 juta paket ini berkisar 150.000 rupiah hingga 200.000 rupiah. Kegiatan ini juga berhasil mendapatkan rekor MURI. (dsi)