Kankemenag Jombang

Pimpin Apel Penghormatan Bendera Merah Putih, Kepala Kemenag Jombang Ingatkan Core Value ASN

Jombang (Humas Kemenag) – Apel Penghormatan Bendera Merah Putih yang biasanya rutin dilakukan tiap tanggal 17, kali ini digelar Senin (19/2/24) di halaman selatan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang (Kemenag Jombang) dengan pembina apel Kepala Kemenag Jombang, Muhajir.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Jombang Muhajir menekankan pentingnya penerapan Core value ASN BerAKHLAK dalam melaksanakan tugas, khususnya pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ingin mengingatkan core value kita sebagai ASN, Presiden telah menetapkan core value kita sebagai ASN adalah berAKHLAK, saya mengingatkan Kembali,” ujar Muhajir mengawali amanat apelnya.

Ia menjelaskan bahwa ada 7 core value dari BerAKHLAK.

Pertama, Berorientasi Layanan. “Kita sebagai ASN adalah pelayanan masyarakat, ingat kita memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan kepada masyarkat di semua tusi kita masing-masing, baik yang di KUA, madrasah, maupun di kantor induk,” terang Muhajir.

Untuk itu, lanjutnya, ASN harus berupaya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kedua adalah Akuntabel. “Segala yang kita kerjakan harus bisa dipertanggungjawabkan, harus punya integritas,” jelas Kepala Kemenag Jombang.

Selanjutnya yang ketiga adalah Kompeten. “Kita sudah punya tusi masing-masing. Kita diharapkan untuk selalu meningkatkan kompetensi. Seluruh ASN kami harapkan untuk selalu meningkatkan kompetensi agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.

Keempat Harmonis. Muhajir mengatakan sebagai ASN harus bisa memanusiakan manusia dan menghargai segala perbedaan. “Ketika ada orang datang ke kantor kita untuk mendapatkan pelayanan, maka sebisa mungkin kita memberikan pelayanan yang ramah, yang humble kepada masyarakat yang datang. Senyum, salam, sapa, adalah hal yang harus kita biasakan,” ungkap Muhajir.

Kelima adalah Loyal. “Seperti yang disampaikan Gusmen (Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas) bahwa kita ASN Kemenag, kita harus satu barisan, satu komando. Saya harus satu barisan satu komando dengan Kakanwil, Kakanwil satu barisan dan satu komando dengan Gus Menteri, Gus Menteri satu barisan satu komando dengan Presiden RI, ini adalah makna loyal,” terangnya.

Ia menambahkan, loyalitas tersebut juga dibuktikan dengan adanya satu visi dan misi Kementerian Agama, tidak ada visi dan misi Kemenag Kabupaten maupun Kanwil Kemenag Provinsi.

Keenam adalah Adaptif. “Kita saat ini berada di era disrupsi, era dimana terjadi perubahan yang sangat fundamental, yang menuntut semua sisi kehidupan kita sebagai manusia karena perkembangan teknologi informasi. Kita harus dapat beradaptasi dengan segala perubahan itu, termasuk dalam konteks pelayanan kepada masyarakat,” jelas Muhajir.

Pria asli Malang ini berharap tiap tahunnya ada satu inovasi yang dikembangkan di tusi masing-masing. Hal ini adalah bagian dari adaptasi terhadap perubahan situasi yang ada.

Paling akhir Kolaboratif. “Kita tidak bisa bekerja sendirian, kita harus bisa berkolaborasi, bersinergi dengan yang lain termasuk dengan instansi yang ada di luar Kantor Kementerian Agama, kita akan terus bangun jejaring itu dengan siapapun dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama,” pungkas Muhajir.

Apel Penghormatan Bendera berlangsung hikmat diikuti ASN Kemenag induk, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), kepala satker madrasah, pengawas madrasah dan PAI, penghulu fungsional, dan penyuluh agama Islam fungsional se-Kabupaten Jombang. (dsi)