Madrasah Jombang

Kepala Kemenag Jombang Perkuat Moderasi Beragama pada Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Jombang (Humas) — Sebanyak 55 guru Madrasah Ibtidaiyah yang terwadahi dalam KKGMI Jombang 2, 101, dan 126 mengikuti materi Moderasi Beragama pada Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Selasa (7/12/2021) di MIN 1 Jombang.

Bertindak sebagai narasumber Moderasi Beragama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Taufiqurrohman, mengawali penyampaiannya dengan memaparkan tujuh program prioritas Kementerian Agama RI. Ketujuh program tersebut adalah Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandirian Pesantren, Religiousity index dan Tahun Toleransi.

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa moderasi beragama menjadi tanggung jawab semua pihak. Moderasi adalah jalan tengah, lanjutnya. Moderasi juga berarti “sesuatu yang terbaik”. Sesuatu yang ada di tengah biasanya berada di antara dua hal yang buruk. “Antara orang yang boros, dan orang yang kikir, ada orang yang dermawan,” Ia mencontohkan.

Lebih lanjut ia memaparkan tentang toleransi. Toleransi adalah bagaimana kita menghargai orang lain, khususnya yang berbeda agama.

Di sela-sela penyampaian materi, pria asli Jombang itu mengajak peserta untuk berdiskusi dan bertukar pendapat terkait moderasi beragama. Peserta tampak antusias meski kegiatan dilaksanakan di siang hari. Paling akhir, ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjadi agen moderasi beragama. “Kita selaku masyarakat pendidik sekaligus abdi negara, harus menjadi agen moderasi beragama,” pesannya. (dsi)